Anak muda itu tertawa. “Nama Kartini itu bagus, Pak!”
“Jangan!” Anak muda itu tertawa lagi lalu pergi..
“Aku kira dia tersingung dan menyindir. Masak aku kasih nama anak lakinya dengan nama perempuan,” curhat Amat malam hari di meja makan. “Makanya kalau ngomong jangan sembarangan,”kata Bu Amat, “anak itu sudah kaulan, apa pun nama yang diberikan oleh orang pada anaknya akan dia pakai. sebab sudah 11 tahun menikah belum punya anak.”